Berbagi Ilmu dan Inspirasi
Kesuksesan Program “Kopi Nganu Akademik” di Pekanbaru
Pekanbaru, Riau – Dalam upaya memperkuat ekosistem kopi di tanah Riau dan sekitarnya, Kopi Nganu melalui program Kopi Nganu Akademik telah sukses menyelenggarakan serangkaian pelatihan barista dan bisnis kopi selama bulan September 2025.
Dipandu oleh Roni Suprianto sebagai pendiri Kopi Nganu, dan instruktur utama Riyan, barista bersertifikasi BNSP, kegiatan ini menarik masyarakat dari Pekanbaru maupun luar Pekanbaru.
Dengan membagi kelompok menjadi dua kelas — kelas reguler (maksimum 10 orang per pertemuan) dan kelas private (1 orang per sesi) program ini dirancang agar pendekatannya lebih personal dan maksimal.

Berikut liputan lengkap mengenai jalannya program, capaian, dampak, dan ajakan bagi para calon barista.
Latar Belakang & Tujuan
-
- Menguatkan kompetensi barista lokal
Kopi semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Namun, tantangan utama adalah keterbatasan akses terhadap pelatihan teknis dan bisnis kopi. Melalui pelatihan barista di Pekanbaru dan kelas barista di Riau ini, Kopi Nganu ingin mencetak tenaga terampil yang tidak hanya mampu meracik kopi berkualitas, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan.
- Menguatkan kompetensi barista lokal
-
- Menjawab kebutuhan praktis peserta
Banyak orang berminat menjadi barista, membuka kedai kopi, atau memproduksi kopi botolan, tetapi tidak tahu dari mana memulai. Program ini menyediakan jalur yang terstruktur: mulai dari pengenalan kopi, teknik peracikan (espresso, manual brew), hingga strategi bisnis kopi botolan.
- Menjawab kebutuhan praktis peserta
-
- Membangun komunitas dan jejaring kopi
Selain pengetahuan teknis, kelas juga menjadi ruang interaksi, tukar pengalaman, dan kolaborasi antar peserta dari berbagai daerah. Hal ini penting agar ekosistem kopi di Riau semakin tumbuh bersama.
- Membangun komunitas dan jejaring kopi
-
- Menjadi kanal edukasi Islami dan nilai-nilai usahawan
Sebagai usaha yang berbasis nilai Islami, Kopi Nganu menekankan bahwa dalam berkegiatan (termasuk bisnis kopi), kita harus menjaga etika, amanah, kebersihan, dan kualitas — agar keberkahan mengiringi usaha.
- Menjadi kanal edukasi Islami dan nilai-nilai usahawan
Pelaksanaan Program: Format & Materi
Struktur Kelas
-
- Kelas Reguler: setiap pertemuan diikuti maksimal 10 orang, agar tiap peserta mendapat perhatian instruktur dan praktikum maksimal.
-
- Kelas Private: satu peserta dalam satu sesi — cocok untuk yang ingin pembelajaran intensif dan fleksibel sesuai kebutuhan.
Metode pengajaran mengombinasikan teori, demo praktis, dan latihan langsung, plus sesi tanya jawab dan diskusi studi kasus.

Materi Pelatihan
Berikut beberapa materi utama yang diajarkan:
| Topik | Detail Materi |
|---|---|
| Bisnis Kopi Botolan | Pemilihan bahan baku (kopi, susu, gula/pemanis), formulasi resep, produksi skala kecil, kemasan & branding, estimasi biaya & harga jual, distribusi & pemasaran |
| Barista Espresso Based | Pengenalan mesin espresso, tata letak bar, grinding & dosering, ekstraksi espresso, teksturisasi susu, latte art dasar, pemeliharaan mesin & cleaning |
| Manual Brew / Brew Methods | Pour-over (V60, mokapot, French press, teknik ekstraksi variatif, perbandingan rasio kopi-air, kontrol suhu & waktu ekstraksi |
| Tata Kelola Usaha Kopi | Manajemen keuangan sederhana, strategi pemasaran (offline & digital), branding, pelayanan pelanggan & storytelling kopi, regulasi & izin usaha |
Setiap kelas ditutup dengan praktik langsung oleh peserta, serta penilaian akhir dan pembagian sertifikat sebagai capaian formal.
Lewat format ini, peserta tidak hanya “belajar teori”, tetapi benar-benar merasakan proses dari biji hingga menu kopi siap sajian.

Jalannya Kelas & Respon Peserta
Angkatan & Peserta
Kelas diadakan secara rutin sepanjang bulan September 2025. Peserta datang dari Pekanbaru, Pekanbaru sekitarnya, bahkan kota lain di Riau dan luar provinsi.
Beberapa peserta menyebut bahwa mereka datang untuk “mencoba menjadi barista”, atau “memulai bisnis kopi botol sendiri”.
Adanya kelas private terbukti sangat diminati oleh yang ingin belajar secara intens dan personal.
Suasana Kelas
-
- Peserta terlihat antusias mendengarkan teori, lalu langsung praktik di stasiun kerja kopi yang sudah disiapkan.
-
- Roni dan Riyan secara bergantian membimbing, melakukan koreksi tangan (hands-on), serta memberikan tips real di lapangan berdasarkan pengalaman.
-
- Terdapat sesi sharing pengalaman, tantangan usaha kopi, dan diskusi tentang potensi pasar kopi botol di Riau.
Feedback & Testimoni
Beberapa feedback yang mencuat antara lain:
-
- “Materi sangat lengkap, dari espresso hingga manual brew, sangat membantu saya memulai usaha kopi di kota saya.”
-
- “Dengan kelas private, saya bisa langsung praktik dan bertanya intensif, tidak malu jika salah.”
-
- “Ada nilai Islami yang ditekankan — kebersihan, amanah, kualitas — membuat kita tidak hanya jadi barista, tapi barista dengan integritas.”
Respon positif dari peserta memperkuat keyakinan bahwa pelatihan barista di Pekanbaru dan Riau sangat dibutuhkan.
Dampak & Manfaat
Peningkatan Kompetensi Teknis
Peserta yang sebelumnya hanya tahu “ngopi sehari-hari” kini mampu mengoperasikan mesin espresso, menyeduh manual brew yang konsisten, dan merancang resep kopi botol sendiri.
Potensi Usaha Baru
Beberapa lulusan langsung memulai usaha kopi skala kecil atau bisnis kopi botolan. Dengan bekal pengetahuan kemasan, branding, dan distribusi, mereka lebih siap menghadapi tantangan pasar.
Penyebaran Pengetahuan & Multiplikasi
Mereka bukan sekadar “peserta pasif” — beberapa peserta menjadikan ilmu ini sebagai pijakan untuk mengajar orang lain, atau menjalin kolaborasi KOPI Nganu ke daerah mereka.
Peningkatan Citra Kopi Nganu & Brand Awareness
Melalui artikel, dokumentasi sosial media, dan testimoni, reputasi Kopi Nganu sebagai lembaga edukasi kopi makin dikenal — terutama untuk pelatihan barista di Pekanbaru dan kelas barista di Riau.
Nilai Keberkahan & Dakwah Ekonomi
Mengusung prinsip Islami dalam usaha, kegiatan ini menjadi sarana dakwah yang halus: bahwa berwirausaha (termasuk kopi) bila dikelola dengan jujur, amanah, dan kualitas, bisa menjadi ladang pahala.
Tantangan & Pelajaran yang Didapat
-
- Keterbatasan lokasi & alat
Kelas harus dibatasi jumlahnya agar alat (mesin espresso, grinder, stasiun manual brew) bisa dibagi dengan optimal. Ini jadi alasan mengapa kapasitas reguler maksimal 10 orang.
- Keterbatasan lokasi & alat
-
- Perbedaan level peserta
Ada peserta yang benar-benar pemula, ada pula yang sudah punya usaha kopi. Menyikapi perbedaan ini butuh fleksibilitas materi dan pace pembelajaran agar semua bisa mengikuti.
- Perbedaan level peserta
-
- Logistik & pasokan bahan
Penyediaan kopi mentah, susu, gula, kemasan, bahan pembantu — terutama untuk praktik kopi botolan — membutuhkan manajemen yang baik agar tidak kekurangan saat kelas berjalan.
- Logistik & pasokan bahan
-
- Promosi & outreach
Mengundang peserta dari luar Pekanbaru atau daerah harus didukung promosi yang efektif (social media, komunitas kopi, kerja sama lembaga lokal).
- Promosi & outreach
-
- Paska-kelas / pendampingan lanjutan
Banyak peserta butuh bimbingan setelah kelas — seperti pendampingan bisnis, troubleshooting alat, atau advice produksi — agar ilmu tidak hanya berhenti saat kelas usai.
- Paska-kelas / pendampingan lanjutan
Pelajaran ini akan menjadi bahan penyempurnaan untuk batch selanjutnya.
Tips Sukses Bagi Calon Peserta & Pejuang Kopi
Berikut beberapa tips agar Anda dapat meraih manfaat maksimal bila ikut dalam pelatihan barista di Pekanbaru atau kelas barista di Riau:
-
- Persiapkan mental & niat yang jelas
Seperti sabda Nabi ﷺ, niat yang baik akan membentuk amal baik. Tekad Anda untuk belajar dan mengamalkan ilmu akan memengaruhi sejauh mana manfaatnya.
- Persiapkan mental & niat yang jelas
-
- Datang dengan dasar minimal
Membaca sedikit tentang kopi (jenis biji kopi, metode seduh) akan memudahkan Anda memahami materi yang disampaikan instruktur.
- Datang dengan dasar minimal
-
- Aktif bertanya & praktik segera
Manfaatkan sesi tanya jawab; jangan malu salah. Praktik langsung akan memperkokoh ingatan.
- Aktif bertanya & praktik segera
-
- Dokumentasikan proses
Foto, catat, video — baik untuk referensi pribadi juga sebagai konten media sosial Anda kelak.
- Dokumentasikan proses
-
- Bangun jejaring & kolaborasi
Gunakan kesempatan dalam kelas untuk bertemu sesama pecinta kopi, tukar kontak, ide, bahkan kolaborasi usaha.
- Bangun jejaring & kolaborasi
-
- Terus belajar pasca kelas
Dunia kopi terus berkembang — rasa, metode, teknologi, trend kemasan, pemasaran digital. Jadikan kelas sebagai pijakan awal yang terus dikembangkan.
- Terus belajar pasca kelas
Ajakan & Informasi Pendaftaran
Bagi Anda yang tertarik mencoba menjadi barista atau memperdalam keterampilan kopi — khususnya di wilayah Pekanbaru, Riau, atau sekitar — silakan mendaftar kelas offline kami.
-
- Kelas Reguler: kapasitas maksimal 10 orang per sesi
-
- Kelas Private: 1 orang per sesi, lebih fleksibel dan intensif
Hubungi admin Kopi Nganu di nomor: [masukkan nomor admin]
Kunjungi website resmi: akademik.kopinganu.com
Jangan ragu, karena tempat terbatas. Pastikan Anda mendapatkan ilmu yang berkualitas dan praktik langsung dari instruktur yang berpengalaman.
Semoga ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah, dan setiap cangkir kopi yang Anda sajikan membawa kebahagiaan dan keberkahan.

Kesimpulan
Program Kopi Akademik telah membuktikan bahwa edukasi kopi — khususnya pelatihan barista di Pekanbaru dan kelas barista di Riau — sangat relevan dan dibutuhkan. Dengan struktur kelas yang proporsional, materi terpadu antara teknik & bisnis kopi, serta nilai Islami yang disisipkan, kegiatan ini tak hanya mencetak barista, tetapi juga pejuang kopi yang berintegritas.
Kami berharap rangkaian kelas ini terus berkelanjutan, menjangkau lebih banyak daerah, dan menjadi lokomotif pengembangan industri kopi Riau yang unggul dan berdaya saing nasional.

